Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan

Hacker 20 Tahun Bobol 2.000 Komputer

Rabu, 01 Desember 2010

Seorang pria berusia 20 tahun asal Australia berhasil membobol sekira 2.000 komputer di Australia dan di luar negeri. Anthony Scott Harrison, nama pria tersebut, juga diketahui berhasil membongkar data rahasia nasabah sejumlah bank.

Dalam keterangannya di pengadilan, Anthony mengaku, berhasil mempelajari teknik-teknik dari internet. Ia pun memulai serangannya sejak tahun lalu. Namun sayangnya ia tertangkap oleh polisi federal. Demikian dilansir AAP, Rabu (1/12/2010).

Tak hanya membobol jaringan komputer, Dia juga memodifikasi dan menjual software yang memungkinkan orang lain untuk menginfeksi komputer.

Atas tindakannya membobol jaringan komputer tersebut, Anthony dikenai tujuh tuduhan termasuk empat tuduhan memodifikasi data komputer dapat menyebabkan kerusakan.

Penasehat hukum Anthony, John Edwards kepada Pengadilan Australia Selatan mengungkapkan bahwa kliennya telah terobsesi dan telah tenggelam dalam dunia fantasi cyber sejak usia 14 tahun. Bahkan ia pernah online hingga 15 jam sehari, dalam sebuah game simulasi hacking, Slave Hack.

"Anthony tidak pernah punya niat untuk membuat sebuah perusahaan untuk skala besar kriminal," kata Edwards.

Anthony akan dijatuhi hukuman pada 13 Januari mendatang.

Sumber : techno.okezone.com
Continue Reading | comments

Komisi Eropa selidiki Google

Selasa, 30 November 2010

Komisi Eropa meluncurkan penyelidikan atas Google setelah sejumlah perusahaan mesin pencari online lain mengeluh bahwa Google menyalahgunakan posisinya yang dominan.

Badan itu mengatakan pihaknya akan menyelidiki apakah mesin pencari terbesar di dunia itu menurunkan peringkat perusahaan-perusahaan saingannya dalam hasil pencarian Google.

Penyelidikan diluncurkan setelah situs perbandingan harga Inggris Foundem dan mesin pencari masalah hukum Prancis ejustice.fr mengajukan keluhan resmi.

Google mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Komisi Eropa untuk "menangani berbagai keresahan".

Sebelumnya tahun ini jaksa agung negara bagian Texas di Amerika meluncurkan penyelidikan serupa setelah sejumlah perusahaan, termasuk Foundem, mengajukan keluhan.

Keluhan di kedua kasus penyelidikan ini adalah dari perusahaan-perusahaan saingan Google yang menuding Google memanipulasi hasil pencarian.

"Komisi Eropa memutuskan untuk membuka penyelidikan antimonopoli terhadap tuduhan bahwa Google menyalahgunakan posisinya yang dominan dalam pencarian online," kata Komisi itu.

"Sejak awal google bekerja keras melakukan hal yang benar bagi pengguna kami dan bagi industri ini," demikian pernyataan tertulis Google.

"Tetapi selalu ada tempat untuk perbaikan, jadi kami akan bekerja sama dengan Komisi untuk menangani masalah ini."


Sumber : BBC.co.uk
Continue Reading | comments

Waspadai Aplikasi 'Siapa yang Melihat Profil Anda' di Facebook


Facebooker, apakah akhir-akhir ini sering melihat tawaran untuk mengetahui siapa saja yang melihat profil Anda? Hati-hati, sebaiknya tidak perlu mengkliknya, karena tautan aplikasi itu dipastikan adalah malware atau program jahat terbaru yang tengah beredar di Facebook.


Ya, penipuan ini memang tengah gencar wara-wiri di News Feed Facebook. Salah satu bentuknya adalah melalui update status teman Facebook yang berbunyi: "OMG OMG OMG... I cant believe this actually works! Now you really can see who viewed your profile! on [LINK]."

Nah, pengguna yang penasaran kemungkinan besar akan mengkliknya dan mereka pun menjadi korban. Firma keamanan komputer dan internet Sophos mencatat, hanya dalam beberapa jam lebih dari 60 ribu orang telah mengklik tautan tersebut.

"Saat mengkliknya, Anda diarahkan ke halaman web yang mendorong Anda mengizinkan aplikasi tersebut memiliki akses ke profil Facebook Anda," kata konsultan teknologi senior di Sophos, Graham Cluley, seperti dikutip detikINET dari PC World, Selasa (30/11/2010).

Cluley coba memperingatkan Facebooker bahwa aplikasi tersebut bohong belaka Lagipula sebelumnya, Facebook juga sudah pernah mengonfirmasikan bahwa tidak ada cara untuk mengetahui siapa yang telah melihat profil kita

"Kami bekerja keras memblokir dan menghapus website, halaman dan aplikasi yang mengklaim bisa melakukan hal ini. Jika Anda melihat yang seperti ini, jangan tertipu, dan segera laporkan kepada kami," ujar Facebook dalam halaman security di situsnya.

Terlanjur menjadi korban? Jangan khawatir Cluley punya saran ampuh untuk menghalaunya. "Hapus referensi ke tautan tersebut dari News Feed Anda, dan cabut hak bagi aplikasi aneh untuk mengakses profil Anda melalui Account/ Privacy Settings/ Applications and Websites," demikian saran Cluley.

Lebih jelasnya, Anda bisa mengikuti langkah-langkah yang kurang lebih hampir sama dengan tips menghalau malware Facebook via video Lindsay Lohan dan iklan Mc Donald yang juga sempat ramai menghiasi Facebook beberapa waktu lalu.

Sumber : us.detikinet.com
Continue Reading | comments

"Kanker" Gara-gara Telepon dan Internet

Senin, 29 November 2010

berapa banyak daftar nama di ponselmu? Berapa banyak teman di jejaring sosialmu? Indah rasanya hidup dikelilingi teman. Tetapi, apakah membudayakan telepon dan internetan berlebihan itu membuat hidupmu indah? ”Kanker” alias kantong kering pasti menyerangmu. Lebih baik menikmati hidup tanpa terserang ”kanker”.

Teleponan dan browsing internet sudah menjadi budaya di kalangan remaja. Rasanya enggak enak kalo dalam sehari enggak mengecek Facebook atau berkicau di Twitter. Rasanya enggak afdol kalo cuma kirim pesan lewat SMS atau BBM-an. Lebih asyik ngobrol langsung lewat telepon sama teman, apalagi pacar.

Namun, itu semua tak murah. Ada biaya yang harus kita bayar dan bakal menguras kantong kita. Apalagi, godaan iklan murah ada di mana-mana.

Beraneka ragam jenis provider dipasarkan di ruang lingkup kita. Mulai dari pemakaian Rp 500 bisa telepon sepuasnya sampai teleponan mulai dari pukul 24.00 sampai pukul 10.00 pagi hanya Rp 300.

Banyak juga provider internet yang menawarkan produknya. Setiap provider mempunyai keunikan yang berbeda, tarifnya pun beragam. Mulai dari sekitar Rp 150.0000 per bulan, dengan kecepatan per kilobyte-nya enggak kenceng, sampai Rp 200.000 untuk yang lumayan kenceng buat browsing.

Budaya telepon dan browsing internet membuat kita lupa, semua itu mesti dibayar dengan uang. Kelihatannya murah, tetapi sebenarnya enggak murah. Kita jadi lebih sering membeli pulsa demi menelepon seseorang dan browsing internet yang enggak jelas juntrungannya. Uang saku kita tak lagi mampir ke tabungan, habis buat beli pulsa telepon dan internet.

Baik atau buruk?

Teleponan atau internetan untuk sekadar refreshing dari kesibukan belajar enggak apa-apa sih. Cuma, jangan sampai kita terbuai berteleponan tanpa batas yang merugikan diri sendiri. Budaya ini dapat berdampak negatif pada kita sebagai generasi muda.

Contohnya, jatah tabungan kita menjadi berkurang lantaran dipakai membeli pulsa. Apalagi, kalau kita lagi jatuh cinta, pasti merogoh kocek lebih dalam. Akhirnya, kita terserang ”kanker”.

Terbayang kan kalau kita beli pulsa Rp 10.000, buat jatah telepon Rp 5.000 dan browsing Rp 5.000, pasti kurang kan?

Intinya, kita sebagai generasi muda lebih baik berpikir matang-matang sebelum telanjur boros. Selain sayang uangnya, sayang juga dengan waktu kita yang terbuang. Lebih baik kita banyak menabung. Ingat sobat, hemat pangkal kaya!

Fakta lucu

Membahas masalah budaya dan realitas, kini sudah banyak perubahan dibandingkan dengan zaman nenek moyang kita. Kini hidup kita serba modern, praktis, juga serba ”mahal”.

Banyak juga hal lucu yang terjadi karena kemajuan teknologi. Kita menjadi lebih individualistis, bahkan ”aneh”. Enggak percaya? Contohnya, ngobrol pakai telepon seluler, padahal orang itu ada di sekitar kita. Kita makan, mandi, gosok gigi, dandan, berpakaian, sambil chatting.

Contoh lain, kita bisa meninggalkan masakan sampai gosong karena ada SMS. Kita rela tak mengerjakan tugas karena keasyikan ngetwit di Twitter dan sibuk membalas sapaan di Facebook. Kita cuek sama pacar karena asyik ber-SMS ria sama teman. Bahkan, ada orang yang menyeberang jalan pun sambil SMS.

Jika kita enggak bisa lepas dari dunia maya, marilah mengubah kebiasaan buruk yang merugikan diri sendiri.

Ada rekomendasi yang mungkin membantu memusnahkan ”kanker”, yakni memanfaatkan internet untuk memulai memasarkan atau mempromosikan barang yang dibuat tante, mama, atau teman. Maka, kita bisa mendapat uang dari aktivitas berpromosi dan ini lumayan buat nambahin uang jajan, selain menyembuhkan ”kanker” kita.

Tim Penulis SMA Negeri 74 Jakarta: Raisha Vierginia, Kartika Ayu Agustina, dan Adiningrum

Sumber : Kompas.com
Continue Reading | comments

Indonesia Doyan Online via Ponsel

Sabtu, 27 November 2010

Menjelajah internet memang bisa dari mana saja. Tak terbatas pada komputer --desktop maupun laptop-- tapi juga bisa melalui ponsel. Survei Opera menyelidiki perilaku 300.000 responden dari usia muda 18-27 tahun.

Seperti dikutip detikINET dari News Factor, Minggu (28/11/2010), 90 persen responden di negara-negara berkembang seperti Nigeria, Afrika selatan dan Indonesia ternyata lebih gemar mengakses web dari ponsel.

Dalam laporan tersebut, Opera juga menyebutkan pengguna Opera Mini kebanyakan menggunakan ponsel biasa dan bukan smartphone.

Sementara negara barat seperti Amerika serikat, Polandia, Jerman dan Brasil dilaporkan masih memilih desktop maupun laptop sebagai sarana utama akses internet.

Hasil survei tersebut diakui Opera jadi tantangan agar Opera Mini bisa berdampingan dengan ponsel pintar. Smartphone diyakini akan menjadi pendorong utama penggunaan internet melalui ponsel di seluruh dunia.

Namun seorang analis dari Current Analysis, Avi Greengart mengatakan kesimpulan laporan tersebut kurang relevan. Pasalnya survei itu hanya menunjukkan berapa banyak pengguna browser Opera Mini dan tidak ada kaitannya dengan ponsel apa yang digunakan.

"Apple, Android, BlackBerry dan perangkat Symbian datang dengan browser miliknya sendiri. Pengguna ponsel bisa saja mengunduh Opera tapi survei yang dilakukan Opera lebih menunjukkan persentase pengguna yang menggunakan ponsel biasa," kata Greengart.

"Saya tidak ingin mengurangi nilai survei ini. Namun sangat penting untuk dipahami bahwa informasi yang paling penting adalah tentang pengguna browser Opera dan bukan jenis ponsel yang digunakannya," tutup Greengart.
Continue Reading | comments

New Post

Shoutbox

CLICK DOLLAR HERE

JOIN and GET 25 $ CASH
Join Now
  • Get $25 to start
  • Earn up to $20/day
  • Earn $10 per referral
 
Support : Anas Arema.co.nr | Maya Chentil.co.nr | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011. Blog Berita Dan Info Online - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger